Dosen UMS Adakan Pengabdian Internasional: Membangun Literasi Keuangan dan Kesehatan Mental di Lingkungan Sekolah

Sebagai bentuk komitmen dalam memperluas jejaring dan dampak pengabdian masyarakat lintas negara, dosen-dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) secara daring melalui Zoom pada 6 Oktober 2025. Kegiatan ini menggandeng Lukmanul Hakeem School sebagai mitra, yang sebelumnya telah menjalin kerja sama dalam kegiatan pengabdian luring di Yala, Thailand, pada Februari 2025.

Tim pengabdian lintas disiplin ini terdiri dari para dosen UMS, yakni dari Program Studi Pendidikan AkuntansiDr. Suranto, M.Pd., Dr. Dhany Efita Sari, Ph.D., dan Surya Jatmika, M.Pd.; dari Program Studi PsikologiFiska Puspa Arinda, S.Psi., M.Psi.; serta dari Ekonomi PembangunanSiti Aisyah, S.E., M.Si..

Pada sesi pertama, tema yang diangkat adalah “Smart Money, Smart Living: Promoting Financial Literacy from a School Setting.” Materi ini menekankan pentingnya membangun kebiasaan literasi keuangan sejak dini agar siswa dapat mengelola keuangan pribadi secara cerdas dan bertanggung jawab. Para pemateri mengajak peserta untuk memahami konsep perencanaan keuangan, pengendalian konsumsi, serta penerapan nilai-nilai Islami dalam pengelolaan rezeki.

Sesi kedua mengusung tema “Pengurusan Emosi & Stres untuk Cegah Buli dalam Perspektif Islam.” Materi ini mengupas bagaimana pengendalian emosi dan kesadaran spiritual dapat menjadi benteng bagi siswa untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari perilaku perundungan. Melalui pendekatan psikologis dan nilai-nilai Islam, peserta diajak memahami bahwa keseimbangan emosional adalah kunci dalam membangun karakter dan hubungan sosial yang harmonis.

Kegiatan PkM-KI ini tidak hanya mempererat kolaborasi akademik antarnegara, tetapi juga memperkuat peran UMS sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap misi Catur Dharma—mengintegrasikan pendidikan, penelitian, pengabdian, dan nilai-nilai keislaman. Melalui program ini, diharapkan nilai kebermanfaatan dapat terus menjalar, menumbuhkan kesadaran global bahwa literasi keuangan dan kesehatan mental adalah pondasi penting bagi generasi yang berdaya dan berakhlak.

Scroll to Top