FGD Program “Tabung Kebaikan Anak (TaBaNa)” Bahas Penerapan Disiplin Positif di Sekolah Muhammadiyah

Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama tim dosen lintas bidang kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka persiapan pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat Tabung Kebaikan Anak (TaBaNa). Kegiatan ini dihadiri oleh para guru dari sekolah mitra Muhammadiyah di wilayah Ngemplak, Boyolali, dan sekitarnya. FGD dilaksanakan pada Selasa, 14 Oktober 2025 di ruang dosen Pendidikan Akuntansi FKIP UMS, Gedung C lantai 1.

FGD ini menghadirkan sejumlah peserta dari lingkungan sekolah Muhammadiyah, yaitu Bapak Agus Sutrisno, S.Pd. (Kepala MIM Al Akbar Pandeyan sekaligus Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Ngemplak), Bapak Anom Kasapto, S.E. (Kepala MIM Giriroto), Ibu Siti Maemunah, S.Pd.I. (Guru Kelas 2 MIM Giriroto), Ibu Ferra Susanti, S.Pd. (Kepala TK Aisyiyah I Giriroto), dan Ibu Yuli Nurlina, S.Pd. (Guru Kelas B TK Aisyiyah I Giriroto).

Tim pengabdian UMS diketuai oleh Prof. Dr. Sabar Narimo, M.M., M.Pd., dengan anggota Dr. Suranto, M.Pd., Dr. Dhany Efita Sari, M.Pd., Ph.D., Surya Jatmika, M.Pd., dan Rochman Hadi Mustofa, M.Pd..

Dalam FGD ini, tim dan para guru berdiskusi mengenai konsep Disiplin Positif yang akan diterapkan di sekolah melalui media Tabung Kebaikan Anak (TaBaNa). Ide utamanya adalah menghadirkan sistem sederhana namun bermakna, di mana setiap siswa memiliki tabung pribadi untuk mencatat dan mengumpulkan “koin kebaikan” setiap kali melakukan tindakan positif.

Setiap akhir bulan, isi tabung kebaikan akan dihitung, dan siswa dengan nilai tertinggi akan diberikan penghargaan “Student of The Month.” Penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga strategi pembiasaan untuk memotivasi anak-anak berbuat baik secara konsisten dan menjadi teladan bagi teman-temannya.

Program TaBaNa ini diharapkan dapat memperkuat karakter positif siswa sejak dini, mengembangkan budaya penghargaan, serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sekolah. Ke depan, hasil dari FGD ini akan menjadi dasar pelaksanaan program di sekolah mitra, sebagai wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mencetak generasi berakhlak dan berkarakter.

Scroll to Top