Dosen Pendidikan Akuntansi Ikuti Pelatihan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Satuan Tugas Pencegahan dan Perlindungan Mahasiswa terhadap Perundungan dan Pelecehan Seksual yang diselenggarakan pada 27–28 September 2025 di Gedung Induk Siti Walidah Lantai 7 UMS.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan sivitas akademika dari berbagai fakultas di lingkungan UMS, termasuk Rochman Hadi Mustofa, S.Pd., Gr., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UMS, yang hadir sebagai delegasi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan mengenai strategi pencegahan, mekanisme perlindungan korban, perspektif hukum, pendampingan psikologis, serta tata laksana penanganan kasus perundungan dan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang keahlian, yaitu Dr. Siti Kasiyati, S.Ag., M.Ag., CM, Direktur LBH Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Tengah; Cholida Hanum, M.H. dari LBH APIK Semarang; Siti Aminah Tardi dari The Indonesian Legal Resource Center (ILRC); serta Partini, Psikolog dari SMHWS UMS.

Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak memahami bahwa pencegahan kekerasan di lingkungan kampus tidak hanya membutuhkan pemahaman regulasi, tetapi juga sensitivitas, keberpihakan kepada korban, mekanisme pelaporan yang aman, serta dukungan psikologis yang memadai. Kampus perlu hadir sebagai ruang belajar yang melindungi, menghargai martabat manusia, dan memberikan rasa aman bagi seluruh sivitas akademika.

Kegiatan ini juga menegaskan bahwa pencegahan dan penanganan kekerasan merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga kampus. Dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan pengelola institusi memiliki peran penting dalam membangun budaya akademik yang bebas dari perundungan, pelecehan seksual, maupun bentuk kekerasan lainnya.

Partisipasi dosen Pendidikan Akuntansi dalam pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat dukungan program studi terhadap implementasi kebijakan UMS dalam pencegahan dan penanganan kekerasan. Pengetahuan yang diperoleh menjadi bekal penting untuk menciptakan lingkungan akademik yang semakin sehat, aman, dan berpihak pada nilai kemanusiaan.

Melalui pelatihan ini, UMS kembali menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk perundungan maupun kekerasan seksual, serta terus membangun sistem perlindungan yang adil, responsif, dan berorientasi pada pemulihan korban.

Scroll to Top