Workshop Revitalisasi Kurikulum Pendidikan Akuntansi Bahas Kebutuhan Dunia Kerja dan Arah Pembelajaran Baru

Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta menghadiri undangan Workshop Revitalisasi Kurikulum pada Selasa, 9 Desember 2025, bertempat di Ruang Seminar lantai 5 Pascasarjana UMS. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons terhadap dinamika perubahan kurikulum nasional serta perkembangan kebutuhan dunia kerja yang bergerak sangat cepat.

Workshop dipandu oleh Dr. Laily Etika Rahmawati, M.Pd., yang memberikan gambaran umum terkait arah kebijakan kurikulum pendidikan tinggi saat ini, baik dalam konteks regulasi nasional maupun kebutuhan kompetensi lulusan yang lebih adaptif. Fasilitator juga menyampaikan bahwa revitalisasi kurikulum diperlukan untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi relevan sesuai perkembangan industri dan bidang profesi yang terus berubah.

Salah satu poin yang dibahas adalah ketentuan beban studi untuk program sarjana, yaitu minimal 144 SKS dan maksimal 148 SKS. Penyesuaian jumlah SKS tidak hanya berupa penghapusan atau penambahan mata kuliah, tetapi juga penyelarasan antara capaian pembelajaran, struktur kurikulum, serta orientasi pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman lapangan.

Workshop ini menekankan bahwa arah pengembangan kurikulum harus berfokus pada kebutuhan dunia kerja saat ini, serta strategi untuk memastikan mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Dengan demikian, kurikulum tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu memberikan bekal keterampilan profesional bagi para lulusan.

Kegiatan revitalisasi kurikulum ini diharapkan menjadi langkah penting dalam pengembangan program studi agar tetap relevan, kompetitif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan dan kebutuhan pasar kerja di masa mendatang.

Scroll to Top