Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama program studi dan Direktorat Kerja Sama dan Urusan Internasional (DRKUI) terus memperkuat langkah internasionalisasi melalui perumusan dua agenda strategis, yaitu Student Transfer and Exchange Program (STEP) serta partisipasi UMS dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2027.

Koordinasi Student Transfer and Exchange Program (STEP)
Dalam agenda pertama, Hepy Adityarini, Ph.D. dari DRKUI menyampaikan rencana pelaksanaan Student Transfer and Exchange Program (STEP), yaitu program yang membuka kesempatan bagi mahasiswa asing untuk mengikuti perkuliahan di program studi UMS minimal selama enam bulan, tanpa mensyaratkan status program studi internasional.

Melalui skema ini, DRKUI akan menangani aspek akomodasi, imigrasi, dan administrasi mahasiswa internasional, sementara layanan akademik, pembelajaran, dan penilaian akan dikelola langsung oleh dosen dan program studi. Program ini dirancang untuk memberikan berbagai manfaat strategis bagi program studi, antara lain international exposure, penguatan klaim internasionalisasi, peluang kerja sama lanjutan, serta dukungan terhadap capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan proses akreditasi.
Program studi yang berpartisipasi direncanakan mulai melaksanakan perkuliahan internasional ini pada September 2026. Selain itu, UMS juga membuka skema inbound university, yang memberikan kesempatan mahasiswa asing untuk mengikuti perkuliahan lintas program studi sesuai minat dan kebutuhan akademik mereka.
Koordinasi Partisipasi QS World University Rankings (QS WUR) 2027
Agenda kedua membahas strategi UMS dalam meningkatkan posisi dan reputasi global melalui partisipasi QS World University Rankings (QS WUR) 2027. Koordinasi ini disampaikan oleh Prof. Supriyono, M.T., Ph.D., bersama Rektor UMS, Prof. Harun Djoko Prayitno, M.Hum.

Beberapa fokus utama yang disampaikan meliputi penguatan internasionalisasi kolaborasi, khususnya dengan perguruan tinggi terkemuka dunia, peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi serta sitasi Scopus, serta penguatan rekognisi pembelajaran melalui kehadiran dosen dan praktisi internasional dalam perkuliahan.
Melalui dua agenda strategis ini, UMS menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing global, memperluas jejaring internasional, serta menghadirkan pengalaman akademik yang relevan dengan dinamika pendidikan tinggi dunia.