Revitalisasi Kurikulum Pendidikan Akuntansi UMS Dimatangkan Bersama Dekanat FKIP

Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mematangkan proses revitalisasi kurikulum sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satu tahapan penting dilaksanakan melalui forum diskusi bersama jajaran Dekanat FKIP UMS pada Senin, 13 Juli 2026, bertempat di Ruang Dosen Program Studi Pendidikan Akuntansi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum. selaku Dekan FKIP UMS, Dr. Miftahul Huda, M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, serta Dr. Agus Susilo, M.Pd. selaku Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sarana Prasarana. Turut hadir pula tim task force revitalisasi kurikulum Program Studi Pendidikan Akuntansi yang selama beberapa bulan terakhir mengoordinasikan proses penyusunan kurikulum baru.

Diskusi berlangsung secara dinamis dan substansial dengan membahas arah pengembangan kurikulum yang mampu menjawab tantangan perubahan dunia kerja, perkembangan teknologi, serta kebutuhan kompetensi lulusan di masa depan. Berbagai masukan dari pimpinan fakultas menjadi bahan penyempurnaan sebelum kurikulum memasuki tahapan finalisasi.

Dalam forum tersebut, Dekan FKIP UMS menyampaikan bahwa hasil tracer study alumni perlu menjadi salah satu landasan utama dalam penyusunan kurikulum. Berdasarkan hasil pelacakan lulusan, mayoritas alumni Pendidikan Akuntansi saat ini tidak hanya berkarier sebagai pendidik, tetapi juga banyak yang bekerja sebagai analis data keuangan, staf profesional di berbagai sektor industri, serta mengembangkan usaha sebagai multipreneur.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa profil lulusan Pendidikan Akuntansi semakin beragam. Oleh karena itu, kurikulum perlu memberikan ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kompetensi yang adaptif, seperti literasi digital, analisis data, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), kewirausahaan, komunikasi profesional, hingga kemampuan menyelesaikan masalah (problem solving) yang dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan.

Selain menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, revitalisasi kurikulum juga diarahkan untuk tetap mempertahankan kekuatan Program Studi Pendidikan Akuntansi dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, dan karakter yang kuat sesuai nilai-nilai Muhammadiyah.

Melalui proses penyusunan yang melibatkan dosen, pimpinan fakultas, alumni, pengguna lulusan, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan, Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UMS berharap kurikulum baru yang dihasilkan mampu menjadi fondasi dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, serta siap berkontribusi di dunia pendidikan, industri, maupun sektor kewirausahaan pada era transformasi digital.

Scroll to Top