Tim Task Force Pendidikan Akuntansi Ikuti Camp Pendampingan Penyusunan Kurikulum Bersama LPPIP UMS

Komitmen Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dalam menghadirkan kurikulum yang adaptif terus diwujudkan melalui berbagai tahapan penyusunan dan penyempurnaan. Salah satunya dengan mengikuti Camp Pendampingan Penyusunan Kurikulum yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (LPPIP) UMS di Gedung Edutorium Lantai 2 UMS, pada Jumat, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini diikuti oleh tim task force revitalisasi kurikulum dari berbagai program studi di lingkungan UMS, termasuk Program Studi Pendidikan Akuntansi. Camp pendampingan menjadi forum intensif untuk mereviu, menyempurnakan, dan memvalidasi rancangan kurikulum yang telah disusun oleh masing-masing program studi.

Dalam sesi pendampingan, fasilitator dari LPPIP memberikan masukan terhadap struktur kurikulum, capaian pembelajaran lulusan (CPL), keselarasan mata kuliah, hingga strategi implementasi kurikulum yang berorientasi pada kebutuhan masa depan. Pendampingan dilakukan secara mendalam sehingga setiap program studi memperoleh umpan balik yang spesifik sesuai karakteristik keilmuannya.

Bagi Program Studi Pendidikan Akuntansi, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian proses revitalisasi kurikulum yang sebelumnya telah melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Sebelum mengikuti camp, tim task force telah memperoleh berbagai masukan dari internal fakultas, khususnya jajaran Dekanat FKIP UMS, serta pakar eksternal, yaitu Prof. Bambang Sugeng dari Universitas Negeri Malang, yang memberikan pandangan strategis mengenai arah pengembangan kurikulum Pendidikan Akuntansi di era transformasi digital.

Melalui pendampingan ini, berbagai masukan tersebut diintegrasikan ke dalam rancangan kurikulum sehingga menghasilkan desain pembelajaran yang lebih komprehensif, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Penguatan kompetensi di bidang analisis data, literasi digital, kewirausahaan, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta kemampuan pedagogik menjadi beberapa aspek yang terus disempurnakan dalam proses revitalisasi.

Program Studi Pendidikan Akuntansi berharap kurikulum yang sedang disusun tidak hanya memenuhi standar nasional pendidikan tinggi, tetapi juga mampu mengakomodasi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan pengguna lulusan. Dengan demikian, lulusan Pendidikan Akuntansi UMS diharapkan semakin siap berkarier sebagai pendidik profesional, analis keuangan, wirausahawan, maupun profesi lainnya yang relevan dengan perkembangan zaman.

Kegiatan pendampingan ini menjadi salah satu tahapan penting menuju implementasi kurikulum baru yang lebih inovatif, berorientasi pada pembelajaran mendalam (deep learning), serta mendukung visi UMS sebagai perguruan tinggi yang unggul di tingkat nasional dan internasional.

Scroll to Top