Program SEA Teacher selalu menghadirkan pengalaman baru yang berkesan bagi mahasiswa. Kali ini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UMS, Yuanisya Arrafiu (angkatan 2023) asal Kabupaten Sragen, membagikan cerita serunya selama minggu pertama mengikuti program SEA Teacher di Filipina. Yuanisya ditempatkan di sekolah ACC (Aklan Catholic College) yang berlokasi di Aklan, Kalibo.


Menurut Yuanisya, kesan pertama di sana benar-benar menyenangkan. Ia merasa sangat terbantu karena buddies (pendamping mahasiswa) di Filipina sangat baik, perhatian, dan peduli. Bahkan, sesekali mereka juga memasakkan makanan untuk peserta SEA Teacher. “Buddies-nya baik banget, perhatian, dan peduli sama kita di sini. Kadang juga dimasakin,” ujar Yuanisya. Sambutan dari siswa-siswa di sekolah juga meriah dan hangat, membuat suasana makin nyaman sejak hari pertama.

Di minggu pertama ini, Yuanisya juga diajak berkeliling Kalibo dan mencoba berbagai pengalaman lokal. Ia sempat mengunjungi beberapa tempat seperti museum di Kalibo dan Bakhawan Eco Park, sekaligus mencicipi berbagai makanan khas Filipina. Kebetulan, pada minggu pertama tersebut juga berlangsung festival besar yang sangat terkenal di Kalibo, yaitu Ati-Atihan Festival. Festival ini dilaksanakan selama satu minggu penuh dan hanya ada sekali dalam setahun, sehingga menjadi momen langka yang sangat berkesan.

Untuk tempat tinggal, Yuanisya menyebut asrama yang disediakan sangat nyaman dan terasa seperti di rumah sendiri (feels like home). Pada hari Selasa, Yuanisya juga mulai menjalani hari pertamanya untuk observasi ke sekolah. Ia merasa antusias melihat semangat siswa yang sangat excited dan suasana kelas yang menyenangkan. Guru-gurunya pun ramah dan suportif. Menariknya, Yuanisya juga bercerita bahwa biaya hidup di sana relatif lebih murah dibanding Indonesia—baik untuk makanan maupun kebutuhan harian.

Namun tentu ada tantangan kecil yang dialami. Selama satu minggu pertama, kendala utama adalah mencari makanan halal yang tidak selalu mudah. Karena itu, Yuanisya dan teman-teman lebih sering memasak sendiri atau memilih opsi fast food. Meski begitu, pengalaman minggu pertama tetap menjadi momen yang sangat berharga dan penuh rasa syukur.
Semoga pengalaman Yuanisya selama mengikuti SEA Teacher di Filipina semakin lancar, membawa banyak pelajaran baru, serta menjadi inspirasi bagi mahasiswa Pendidikan Akuntansi lainnya untuk berani mengambil kesempatan internasional. 🌏💛