Tasyakuran Wisuda Pendidikan Akuntansi: Diskusi Hangat Menyambut Langkah Baru para Lulusan

Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Tasyakuran Wisuda Periode Juni 2026 pada 18 Juni 2026 bertempat di Frangipani Café & Resto, Solo. Berbeda dengan periode-periode sebelumnya, tasyakuran kali ini diikuti oleh tujuh calon wisudawan, sehingga suasana kegiatan berlangsung lebih hangat, akrab, dan penuh kekeluargaan.

Jumlah wisudawan pada periode ini relatif sedikit karena sebagian besar mahasiswa yang telah menyelesaikan studi telah mengikuti prosesi wisuda pada periode sebelumnya, sedangkan tujuh mahasiswa ini baru dapat mengikuti wisuda setelah menyelesaikan proses administrasi dan pemberkasan akademik.

Mengusung konsep diskusi santai, kegiatan tidak hanya menjadi ajang syukuran atas selesainya masa studi, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan motivasi sebelum para lulusan memasuki dunia profesional.

Pada kesempatan tersebut, Surya Jatmika, S.Pd., M.Pd., dosen Pendidikan Akuntansi FKIP UMS, menyampaikan materi bertajuk “Melangkah dari Ruang Kuliah ke Dunia Kerja.” Dalam paparannya, beliau mengajak para calon wisudawan untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja yang berlangsung sangat cepat, terutama dengan hadirnya Artificial Intelligence (AI) yang telah mengubah berbagai jenis profesi dan cara bekerja.

Menurutnya, kecerdasan buatan bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan teknologi yang harus dipahami dan dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, serta kualitas diri. Lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan belajar sepanjang hayat (lifelong learning), berpikir kritis, beradaptasi, dan terus mengembangkan keterampilan sesuai kebutuhan zaman.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari para calon wisudawan mengenai persiapan memasuki dunia kerja, strategi mengembangkan karier, hingga pentingnya membangun personal branding dan jejaring profesional setelah lulus.

Melalui kegiatan tasyakuran ini, Program Studi Pendidikan Akuntansi berharap para lulusan tidak hanya membawa ijazah sebagai bekal, tetapi juga memiliki optimisme, karakter, serta semangat untuk terus belajar dan memberikan kontribusi terbaik di mana pun mereka berkarya. Momentum kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru untuk terus bertumbuh, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Scroll to Top